Whatsapp Phone

Cara Uji Kuat Tekan Beton Silinder/Kubus

Nah, kali ini Kembar Teknika akan berbagi sedikit pengetahuan mengenai tata cara uji kuat tekan beton. Sebelum melakukan uji kuat beton, ada beberapa peralatan untuk mencetak sample beton yang akan diuji.Peralatan tersebut adalah alat uji beton berbentuk silinder/kubus. Masing-masing alat cetak tersebut berukuran 150x300 mm (untuk silinder), dan 150x150x150 mm (untuk kubus). Setelah peralatan siap, isikan beton ke dalam cetakan tersebut dan lakukanlah pemadatan. Setelah pemadatan selesai dilakukan, diamkan beton didalam cetakan selama 24 jam dan jangan dibuka.

Setelah beton tercetak barulah kita melakukan metode uji kuat tekan beton. Selanjutnya ikutilah beberapa tahapan berikut;

1. Letakan benda uji beton (silinder/kubus) pada mesin tekan secara centris.
2. Operasikan mesin tekan dengan penambahan beban yang konstan berkisar antara 2-4 kg/cm² per detik.
3. Lakukan pembebanan sampai benda uji hancur dan catatlah beban maksimum selama pemeriksaan benda uji.
4. Gambar bentuk pecahannya dan catatlah keadaan benda uji tersebut.

Pengertian diatas merupakan beberapa tahapan yang harus dilakukan saat proses uji kuat tekan beton.Untuk kebutuhan cetakan uji kuat tekan beton baik berbentuk silinder, kubus, atau bahkan kerucut, Kembar Teknika menyediakan cetakan uji kuat tekan beton tersebut dengan ukuran SNI. Silahkan hubungi kami untuk informasi produk dan pemesanan selengkapnya di 082227867333.


Article

0 Komentar

Berikan komentar anda